LATAR BELAKANG

Islam merupakan agama dengan jumlah pemeluk terbesar di dunia dan pernah mencapai masa kejayaan yang sangat besar. Salah satu wilayah penting dalam sejarah

kejayaan Islam adalah Spanyol atau Andalusia. Wilayah ini menjadi pusat perkembangan peradaban Islam di Eropa dan berpengaruh besar terhadap kemajuan bangsa-bangsa Eropa.

Melalui Spanyol, banyak ilmu pengetahuan Islam menyebar ke dunia Barat. Pada masa itu, umat Islam berhasil mengembangkan berbagai bidang seperti sains, filsafat,fiqh, sastra, dan kesenian selama kurang lebih tujuh abad, yaitu sejak abad ke-8 hingga abad ke-15 M. Perkembangan ini menjadikan Spanyol sebagai salah satu pusat peradaban Islam yang paling penting di dunia.Meskipun pada akhirnya Islam mengalamikemunduran dan keruntuhan di Spanyol, peninggalan peradaban Islam tetap memberi pengaruh besar bagi kebangkitan Eropa.

Oleh karena itu, pembahasan mengenai Islam di Spanyol penting untuk mengetahui sejarah masuknya Islam, perkembangan peradabannya, faktor kemajuan, penyebab kemunduran, serta warisan yang ditinggalkannya bagi dunia.

METODE PENELITIAN

Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah studi pustaka. Penulisan dilakukan dengan menelaah berbagai sumber tertulis yang relevan, seperti buku dan artikel ilmiah, untuk membahas perkembangan Islam di Spanyol serta pengaruhnya terhadap Renaisans Eropa.

PEMBAHASAN.

MASUKNYA ISLAM KE SPANYOL

Islam di spanyol Pada masa klasik merupakan pusat peradaban islam denganbanyak berdirinya perguruan perguruan tinggi islam di sana. Orang Eropa Kristen banyak yang datang untuk belajar disana. Sebutannya, bisa di bilang islam menjadi “guru” Bagi orang Eropa. Awal masuknya islam ke spanyol adalah di mulai dari keberhasilan tariq bin Ziyad menduduki jabal tariq(giblartar). Pemerintahan pemerintahan islam selanjutnya kemudian dapat menguasai sebagian besar wilayah spanyol lainnya. Sikap toleransi agama dan persaudaraan yang ada pada umat islam membuat penduduk spanyol mudah menerima kehadiran islam di sana.

PERKEMBANGAN ISLAM DI SPANYOL

Periode pertama(711-755)

Pada periode ini, pemerintahan di pimpin oleh para wali, yang di angkat oleh bani Umayyah Damaskus, stabilitas politik yang belum sempurna, gangguan- gangguan dari luar maupun dalam yang masih terjadi. Gangguan dari dalam berupa perselisihan diantara para penguasa, terutama akibat perbedaan etnis dan golongan.makanya pada priode ini terjadi dua puluh kali pergantian wali (gubernur) Spanyol dalam jangka waktu yang amat singkat. Perbedaan pandangan ini menyebabkan seringnya terjadi perang saudara .

Hal ini ada hubungannya dengan perbedaan etnis, terutama antara Barbar asal Afrika Utara dan Arab. Di dalam etnis Arab sendiri terdapat dua golongan yang terus-menerus bersaing yaitu suku Qaisy (Arab Utara) dan Arab Yamani (Arab Selatan). Makanya para gubernur pada priode ini tidak ada yang berkuasa agak lama.Periode ini berakhir dengan datangnya Abd al-Rahman Al-Dakhil ke Spanyol pada tahun 138 H/755 M.

Periode Kedua (755-912 M)

Pada periode ini, pimpinan berada di bawah pemerintahan seorang yang bergelar amir (panglima atau gubernur) tetapi tidak tunduk kepada pusat pemerintahan Islam, yangketika itu dipegang oleh Khalifah Abbasiyah di Baghdad. Amir pertama adalahAbdurrahman I yang memasuki Spanyol tahun 138 H/755 M dan diberi gelar Al-Dakhil . Ia berhasil mendirikan dinasti Bani Umayyah di Spanyol.Pada periode ini, umat Islam Spanyol mulai memperoleh kemajuan-kemajuan baik dibidang politik maupun bidang peradaban, seperti mesjid vordoba ,sekolah- sekolah di kota besar.pemikiran filsafat juga muncul pada masa ini. Namun pada abad ke 9 stabilitas negara mulai terganggu dengan munculnya gerakan Kristen fanatik.

Priode ketiga (912-1013)

pada priode ini penguasa mulai disebut dengan khalifah.khalifah khalifah besar yang memerintah pada priode yaitu abd al rahman al nasir, hakam ll, dan hisyam ll. Pada priode ini kemajuan dan kekayaan islam mencapai masa keemasan menyaingi abbasyiah di Baghdad. Pada tahun 1013 m, jabatan khalifah di hapus, dan Spanyol terpecah ke dalam banyak negara negara kecil yang berpusat di kota kota tertentu.

Priode keempat(1013-1086)

Pada priode ini, Spanyol terpecah menjadi 30 negara kecil, atau muluk al thawaif. Priode ini adalah masa pertikaian , dimana ketika terjadi perang saudara, banyak di antara mereka meminta bantuan kepada raja raja Kristen. Melihat keadaan itu, orang Kristen inisiatif melakukan penyerangan. Meskipun kehidupan politik tidak stabil, kehidupan intelektual terus berkembang pada priode ini.

Priode kelima (1086_1248).

Meskipun terpecah ke dalam beberapa negara, tetapi terdapat kekuatan yang dominan, yaitu dinasti murabithun ( gerakan agama yang didirikan oleh yusuf ibntasyfin dan dinasti muwahidun(dinasti yang didirikan oleh muhammad ibn tumart  Antara tahun 1114 dan 1115 M, kota-kota Muslim penting, seperti Cordova, Almeria, dan Granada jatuh ke bawah kekuasaan Kristen. Hanya Seville yang masih bertahan. Pada tahun 1212 M, tentara Muwahhidun mengalami kekalahan besar di Las Navas de Tolosa. Kekalahan ini mempercepat keruntuhan kekuasaan Islam di Spanyol. Tahun 1238 M Cordova jatuh ke tangan penguasa Kristen dan Seville jatuh tahun 1248 M. Seluruh Spanyol kecuali Granada lepas dari kekuasaan Islam.

Priode ke (1248-1492).

Pada priode ini islam hanya berkuasa di daerah granada, dibawah pimpinan bani ahmar.peradaban mengalami kemajuan seperti di zaman Abdurrahman annasir. Pertahanan terakhir kekuasaan islam di Spanyol ini berakhir karena perselisihan para penguasa dalam merebut kekuasaan. Perasaan tidak senang abu abdullah muhammad kepada ayahnya karena memilih saudaranya yang lain untuk menjadi raja. Ia kemudian melakukanboemberontakan yang didalamnya ayahnya terbunuh dan kekuasaan digantikan oleh muhammad ibn sa’ad. Abu abdullah kemudian meminta bantuan kepada Isabella dan perdinand(orang Kristen) dan berhasil di kalahkan dan abu abdullah naik takhta. Merasa tidak cukup puas, perdinand dan Isabella ingin merebut kekuasaan terakhir islam di spanyol itu. Abu abdullah akhirnya menyerahkan kekuasaan kepada keduanya dan hijrah ke afrika Utara.dengan demikian berakhirlah kekuasaan islam di Spanyol tahun 1492m. Umat islam kala itu di hadapkan kepada dia pilihan, masuk islan atau pergi meninggalkan Spanyol. Dan pada tahun 1609, boleh dikatakan tidak ada lagi umat islam d daerah ini

KEMAJUAN PERADABAN ISLAM DI SPANYOL

  • Bidang Filsafat

Spanyol Islam menjadi pusat kajian filsafat. Tokoh-tokohnya banyak mempelajari dan mengembangkan pemikiran filsafat dari Timur, sehingga Cordova sempat menyaingi Baghdad sebagai pusat ilmu.

  • Bidang Sains

Ilmu pengetahuan berkembang pesat, terutama dalam kedokteran, matematika, astronomi, kimia, sejarah, dan geografi. Banyak ilmuwan besar lahir pada masa ini.

  • Bidang Fikih

Mazhab Maliki berkembang luas di Spanyol Islam dan menjadi salah satu dasar dalam kehidupan keagamaan masyarakat.

  • Bidang Musik dan Kesenian

Musik dan seni suara berkembang dengan baik. Salah satu tokoh terkenal di bidang ini adalah Zaryab, yang memberi pengaruh besar pada dunia seni.

  • Bidang Bahasa dan Sastra

Bahasa Arab digunakan sebagai bahasa administrasi dan ilmu pengetahuan. Selain itu, karya sastra dan tata bahasa juga berkembang.

  • Bidang Arsitektur dan Pembangunan Fisik

Umat Islam membangun masjid, istana, kota, taman, jalan, pasar, dan pemandian umum. Contohnya Masjid Cordova, Istana al-Hamra, dan kota al-Zahra.

  • Bidang Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan

Banyak perpustakaan, sekolah, dan pusat ilmu yang dibangun. Hal ini membuat Spanyol Islam menjadi tempat belajar yang sangat penting bagi dunia Barat.

PENYEBAB KEMUNDURAN DAN KEHANCURAN ISLAM DI SPANYOL

Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadi kemunduran dan kehancuran islam di spanyol diantaranya:

  • Konflik sesama

Perpecahan politik di masa muluk al thawaif yang menyebabkan kemunduran dari segi politik meskipun dari segi peradaban tidak. Pada saat itu para raja dari daerah daerah seperti malaga,Toledo,saville,granada,dan daerah lainnya berusaha menyaingi cordova, padahal sebelumnya cordova adalah pusat ilmu pengetahuan dan peradaban islam di spanyol. Dampak dari hal tersebut memberikan peluang terbukanya pusat pusat peradaban yang baru, bahkan di antaranya banyk yang lebih maju di bandingkan dengan peradaban islam di cordova. Tetapi keadaan tersebut juga menimbukan terjadinya konflik antara sesama pemerintahan islam yang menjadi salah satu faktor kemunduran islam di spanyol.

  • .konflik dengan

Kegiatan islamisasi yang tidak sempurna di lakukan oleh penguasa spanyol dahulu dengan membiarkan kristen menaklukan pertahanan islam di spanyol. Akibatnya kehidupan di spanyol tidak pernah lepas dari perlawanan dan pertentangan antara umat islam dan kriten. Disaat islam mencapai masa kemajuan, disitu Kristen diam dan menikmati hasilnya. Berbanding balik ketika Kristen mengalami kemajuan, justru umak islam mengalami kemunduran, kehancuran, diperangi, dan di usir dari Spanyol.

  • .kesulitan

Kesulitan ekonomi merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap terjadinya kehancuran di suatu negara. Itulah yang di hadapi islam di soanyol. Akibat sibuk dengan konfik berkepanjangan antara umat islam dengan Kristen , membuat mereka lalai membina perekonomian yang akhirnya menimbulkan kesulitan ekonomi yang turut mempengaruhi kondisi politik dan militer.akibatnya kondisi ini di manfaatkan oleh Kristen untuk memerangi umat islam dan sangat mudah dapat mereka kalahkan.

  • .letak geografis

Letak geografis Spanyol yang berada di belahan Eropa sementara islam lainnya berada di belahan asia dan Afrika dianggap terpencil bagi dunia islam. Ketika mendapat serangan dari musuh hanya berjuang sendirian, makanya pada saat islam Spanyol di serang okeh Kristen, negara islam lainnya tidak dapat memberi bantuan.

PENGARUH PERADABAN ISLAM SPANYOL DI EROPA

Peradaban Islam di Spanyol memberi pengaruh besar terhadap kemajuan Eropa, terutama dalam bidang ilmu pengetahuan, filsafat, dan kebudayaan. Spanyol menjadi jalur penting masuknya ilmu Islam ke dunia Barat. Pemikiran Ibnu Rusyd dan karya para ilmuwan Muslim turut mendorong lahirnya Renaisans, reformasi, dan rasionalisme di Eropa. Selain itu, banyak pelajar Eropa belajar di universitas Islam di Spanyol, lalu membawa ilmu tersebut ke negaranya masing-masing. Dengan demikian, peradaban Islam di Spanyol menjadi salah satu faktor penting dalam kebangkitan Eropa.

D KESIMPULAN

Islam di Spanyol merupakan salah satu fase penting dalam sejarah peradaban Islam yang memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan dunia, khususnya Eropa. Selama kurang lebih tujuh abad, umat Islam berhasil membangun peradaban yang maju dalam berbagai bidang, seperti ilmu pengetahuan, filsafat, sastra, seni, dan arsitektur. Kemajuan tersebut tidak terlepas dari dukungan para penguasa yang kuat, suasana kehidupan yang toleran, serta berkembangnya tradisi keilmuan di berbagai pusat pendidikan.

Selain itu, peradaban Islam di Spanyol juga menjadi jembatan penting bagi masuknya ilmu pengetahuan ke Eropa. Melalui kegiatan penerjemahan dan pemikiran para ilmuwan Muslim, masyarakat Eropa memperoleh banyak pengetahuan yang kemudian mendorong lahirnya kebangkitan intelektual. Pemikiran tokoh seperti Ibnu Rusyd turut memberi pengaruh besar terhadap perkembangan pemikiran rasional di Eropa. Walaupun akhirnya Islam mengalami kemunduran dan meninggalkan Spanyol, warisan peradabannya tetap memberi kontribusi yang besar bagi kemajuan peradaban Barat

DAFTAR PUSTAKA

Badri yatim. 2008. Sejarah Peradaban Islam. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada

Samsul Munir amin. 2010. Sejarah Peradaban Islam. Jakarta: Amzah

Hasan, H. I. (2001). Sejarah dan kebudayaan Islam I. Jakarta: Kalam Mulia. ◻

Nizar, Samsul. 2011. Sejarah Pendidikan Islam: Menelusuri Jejak Sejarah Pendidikan Era Rasulullah sampai Indonesia. Jakarta: Kencana.

Syukur, Fatah. 2010. Sejarah Peradaban Islam. Semarang: Pustaka Rizki Putra.

Rizka

Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab  UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan