RisetAnakBangsa.id-Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Kelompok 104 UIN SYAHADA Padangsidimpuan mengawali kegiatan pengabdian di Desa Sialaman, Kecamatan Sipirok, dengan membantu warga memanen padi, atau yang dikenal masyarakat setempat dengan istilah manyabi eme.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari pertama KKL di salah satu lahan persawahan milik Kepala Desa Sialaman, Paharuddin Pohan. (Selasa, 23 Juni 2026). Para mahasiswa ikut terlibat langsung dalam proses panen bersama warga sebagai bentuk kepedulian dan semangat gotong royong.

Paharuddin menjelaskan bahwa padi yang ditanam di lahan tersebut merupakan jenis padi Bandung. Padi tersebut membutuhkan waktu sekitar empat bulan sejak masa tanam hingga siap dipanen.

Untuk mencapai lokasi persawahan, mahasiswa harus berjalan sejauh kurang lebih tiga kilometer dari posko KKL. Meski demikian, jarak yang cukup jauh tidak mengurangi semangat mereka untuk ikut membantu aktivitas pertanian masyarakat.

mahasiswa aktif membantu warga Sialaman

Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ferry Al Fadri, M.E., kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh anggota Kelompok 104 yang berjumlah 10 orang. Kelompok ini diketuai oleh Agus Supriadi Sihombing, didampingi Erny Saima Futri Lbs. sebagai sekretaris dan Mutiara Oktoriani sebagai bendahara.

Anggota lainnya terdiri atas M. Faiq Zuhair dan Ririn Selviani dari Divisi Publikasi, Dokumentasi, dan Dekorasi (PDD); Siti Aisyah Hsb. dan Jelista Mayana dari Divisi Acara; Aisyah Fazriah dan Firda Amalia Batubara dari Divisi Konsumsi; serta Riyani Srg. dari Divisi Perlengkapan.

Kehadiran mahasiswa KKL Kelompok 104 mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Sialaman. Keterlibatan mereka dalam membantu pekerjaan warga menunjukkan bahwa pelaksanaan KKL tidak hanya berfokus pada penerapan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan mempererat hubungan dengan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi warga sekaligus memperoleh pengalaman langsung mengenai kehidupan sosial, budaya, dan aktivitas masyarakat pedesaan.

Semangat kebersamaan yang ditunjukkan sejak hari pertama ini menjadi awal yang baik bagi berbagai program pengabdian yang akan dilaksanakan Kelompok 104 selama menjalani KKL di Desa Sialaman.