RisetAnakBangsa.id-Podcast Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum (FASIH) UIN Syahada Padangsidimpuan kembali mengudara pada 2026 dengan membawa semangat dan konsep baru. Mengusung jargon “Suara Hukum, Syariah Muda”, program ini dipersiapkan menjadi ruang diskusi yang mempertemukan gagasan dosen dan mahasiswa dalam suasana akademik yang lebih terbuka, interaktif, dan dekat dengan publik.

Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, Podcast FASIH kini dirancang dengan menghadirkan dua narasumber dan dua host dalam setiap episodenya. Kegiatan tidak hanya disiarkan melalui platform digital, tetapi juga dilaksanakan secara terbuka di teras Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum sehingga dapat disaksikan langsung oleh mahasiswa, dosen, serta sivitas akademika.

Konsep tersebut diharapkan membuat pembahasan menjadi lebih hidup. Para penonton yang hadir secara langsung dapat menyaksikan proses dialog, sementara masyarakat yang berada di luar lingkungan kampus tetap dapat mengikuti kegiatan melalui siaran langsung.

Antusias Mahasiswa dalam Kegiatan Podcast FASIH 2026

Kembalinya Podcast FASIH juga menjadi bagian dari upaya fakultas untuk menyediakan ruang dialektika akademik yang relevan dengan kebutuhan generasi muda. Topik yang diangkat tidak hanya berkaitan dengan hukum Islam dan ilmu hukum, tetapi juga mencakup persoalan sosial, pendidikan, psikologi, pengembangan diri, serta berbagai isu yang dekat dengan kehidupan mahasiswa.

Selain berfungsi sebagai wadah pertukaran pengetahuan, program ini diharapkan menjadi salah satu sarana promosi Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum. Melalui penyajian konten yang informatif dan komunikatif, masyarakat dapat mengenal lebih dekat aktivitas akademik, sumber daya manusia, program pendidikan, serta kontribusi fakultas dalam merespons berbagai persoalan masyarakat.

Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa

Penyelenggaraan Podcast FASIH 2026 melibatkan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa. Tim tersebut berada di bawah arahan Darania Anisa, S.H.I., M.H. sebagai Advisor 1 dan Santi Marito Hasibuan, M.Ag. sebagai Advisor 2.

Pada bagian pendampingan media, tim diperkuat oleh Agustina Damanik, M.A. dan Nindi Aliska Nasution, M.H. Keduanya berperan dalam memberikan arahan terhadap pengelolaan konten, penyajian program, serta pengembangan media komunikasi fakultas.

Tim Podcast FASIH 2026

Wajah-wajah baru juga hadir dari kalangan mahasiswa yang merupakan jebolan Duta FASIH 2026. Tim mahasiswa dipimpin oleh Agnatus Sa’diah Hutasuhut sebagai team leader. Sementara itu, Ahmad Dabith Mubarak Hasibuan bertugas sebagai video editor, Hamdani Harahap sebagai technical support, dan Siti Khadijah Matondang sebagai content writer.

Adapun posisi host dipercayakan kepada Rahma Pulungan dan Camelia Nasution. Kehadiran dua host tersebut diharapkan mampu membangun percakapan yang lebih dinamis, santai, tetapi tetap berbobot dan sesuai dengan karakter akademik Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum.

Pembentukan tim lintas peran tersebut sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa. Mereka tidak hanya tampil di depan kamera, tetapi juga dilibatkan dalam proses riset topik, penulisan materi, pengelolaan teknis, produksi video, publikasi, hingga evaluasi program.

Episode Perdana Berlangsung Meriah

Program perdana Podcast FASIH 2026 telah dilaksanakan pada Sabtu, 20 Juni 2026, pukul 09.30 hingga 11.30 WIB di halaman utama Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum UIN Syahada Padangsidimpuan. Episode tersebut mengangkat tema “Dari Stres ke Inovasi: Membangun Mahasiswa Tangguh, Kreatif, dan Berprestasi.”

Dua narasumber dihadirkan untuk membahas tema tersebut dari sudut pandang psikologi dan akademik, yakni Rifka Fatma Rangkuti, M.Psi., Psikolog, serta Ihsan Helmi Lubis, S.H.I., M.H. Diskusi membahas cara mahasiswa memahami tekanan akademik, mengelola emosi, dan mengubah stres menjadi dorongan untuk berkembang serta melahirkan gagasan inovatif.

On Air Podcast FASIH 2026

Dalam pembahasannya, Rifka menekankan bahwa stres merupakan respons alami yang perlu dikenali dan dikelola secara tepat. Perasaan cemas maupun kecenderungan berpikir berlebihan dapat menjadi sinyal bagi seseorang untuk berhenti sejenak, mengevaluasi kondisi diri, dan menemukan kembali ketenangan.

Sementara itu, Ihsan Helmi Lubis memandang tekanan sebagai salah satu bagian dari proses pertumbuhan diri. Berbagai tantangan yang dihadapi mahasiswa dapat menjadi bahan bakar untuk meningkatkan kreativitas, daya tahan, dan kemampuan dalam menyelesaikan persoalan.

Pelaksanaan episode perdana berlangsung meriah dan mendapat perhatian dari mahasiswa serta sivitas akademika. Pembawaan dua host yang komunikatif, dipadukan dengan pemaparan narasumber yang ringan dan mudah dipahami, membuat percakapan berlangsung mengalir tanpa kehilangan bobot akademiknya.

Keberhasilan episode pertama tersebut menjadi langkah awal bagi keberlanjutan Podcast FASIH pada 2026. Ke depan, program ini dijadwalkan hadir secara berkelanjutan dengan menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang dan mengangkat tema-tema yang aktual.

Melalui jargon “Suara Hukum, Syariah Muda”, Podcast FASIH diharapkan tidak sekadar menjadi program media fakultas, tetapi berkembang sebagai ruang bertemunya pemikiran, pengalaman, dan kreativitas generasi muda dalam membicarakan persoalan hukum, syariah, pendidikan, serta kehidupan sosial secara kritis dan konstruktif.