RsietAnakBangsa.id– Ketua Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Syahada) Padangsidimpuan, Darania Anisa, menunjukkan kiprah akademiknya di tingkat nasional dengan mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) APHUTARI, International Conference, dan Call for Paper yang berlangsung di Pekalongan pada 23–25 September 2026.
Kehadiran Darania Anisa dalam forum tersebut tidak hanya sebagai peserta. Ia juga mendapat kepercayaan untuk menjadi reviewer dalam kegiatan Call for Paper, sekaligus dilantik sebagai bagian dari kepengurusan APHUTARI periode 2026–2030 pada Bidang Publikasi dan Riset.
Keterlibatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi aktif akademisi UIN Syahada Padangsidimpuan dalam pengembangan keilmuan Hukum Tata Negara di tingkat nasional.
APHUTARI merupakan forum yang mempertemukan akademisi dan pengelola program studi dalam rumpun Hukum Tata Negara/Siyasah dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Melalui forum tersebut, para akademisi dapat memperkuat jejaring kelembagaan, membangun kolaborasi penelitian, serta mendiskusikan berbagai perkembangan mutakhir di bidang hukum tata negara.

Dipercaya Menjadi Reviewer Call for Paper
Dalam rangkaian kegiatan di Pekalongan, Darania Anisa mendapat tanggung jawab sebagai reviewer pada sesi Call for Paper.
Peran reviewer memiliki posisi penting dalam forum akademik karena berkaitan dengan penilaian kualitas, relevansi, metodologi, serta kontribusi ilmiah dari karya-karya yang diajukan peserta.
Kepercayaan tersebut sekaligus menunjukkan keterlibatan Kaprodi HTN UIN Syahada tidak hanya dalam aspek pengelolaan program studi, tetapi juga pada pengembangan tradisi riset dan publikasi ilmiah.
Bagi Program Studi Hukum Tata Negara UIN Syahada Padangsidimpuan, partisipasi dalam kegiatan semacam ini menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring akademik sekaligus membuka peluang kolaborasi penelitian, publikasi, konferensi, hingga pengembangan kegiatan akademik antarkampus.
Masuk Kepengurusan APHUTARI 2026–2030
Pada momentum Munas tersebut, Darania Anisa juga dilantik menjadi bagian dari kepengurusan APHUTARI periode 2026–2030 pada Bidang Publikasi dan Riset.
Posisi tersebut sejalan dengan kebutuhan perguruan tinggi saat ini untuk terus memperkuat produktivitas penelitian serta meningkatkan kualitas publikasi ilmiah.
Keterlibatan dalam kepengurusan nasional membuka ruang yang lebih luas bagi Program Studi HTN UIN Syahada untuk membangun kerja sama akademik dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Jejaring tersebut diharapkan dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk kegiatan, mulai dari riset kolaboratif, penulisan artikel ilmiah bersama, seminar dan konferensi, pertukaran gagasan antardosen, hingga pelibatan mahasiswa dalam kegiatan akademik berskala nasional.
Membawa Nama HTN UIN Syahada ke Forum Nasional
Keikutsertaan Kaprodi HTN UIN Syahada dalam Munas APHUTARI dan International Conference juga menjadi bagian dari upaya memperkuat eksistensi Program Studi Hukum Tata Negara UIN Syahada Padangsidimpuan dalam jejaring akademik nasional.
Sebagai ketua program studi, Darania Anisa memiliki peran strategis dalam menghubungkan pengembangan akademik di tingkat program studi dengan perkembangan komunitas keilmuan Hukum Tata Negara di tingkat nasional.
Partisipasi aktif dalam organisasi profesi dan forum akademik dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk membawa berbagai pengalaman, informasi, serta peluang kerja sama kembali ke lingkungan kampus.
Dengan demikian, manfaat keikutsertaan dalam forum nasional tidak berhenti pada pengembangan kapasitas individu, tetapi juga dapat berkontribusi pada penguatan program studi dan pengalaman akademik mahasiswa.
Dorong Budaya Riset dan Publikasi
Penempatan Darania Anisa pada Bidang Publikasi dan Riset APHUTARI 2026–2030 sekaligus mempertegas pentingnya pengembangan budaya akademik berbasis penelitian.
Melalui keterlibatan tersebut, peluang untuk membangun ekosistem penelitian yang lebih kolaboratif di lingkungan Program Studi HTN UIN Syahada semakin terbuka.
Penguatan riset dan publikasi juga menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan Hukum Tata Negara yang tidak hanya memahami teori dan regulasi, tetapi mampu membaca persoalan ketatanegaraan secara kritis, melakukan penelitian, serta menyampaikan gagasannya melalui karya ilmiah.
Kehadiran Kaprodi HTN UIN Syahada dalam forum nasional ini sekaligus menunjukkan bahwa pengembangan program studi dapat dilakukan melalui keterlibatan aktif dalam jejaring keilmuan, organisasi profesi, penelitian, dan publikasi.
Dengan peran barunya di kepengurusan APHUTARI, Darania Anisa membawa mandat yang tidak hanya bersifat personal, tetapi juga menjadi peluang strategis untuk semakin memperkenalkan Program Studi Hukum Tata Negara UIN Syahada Padangsidimpuan dalam jejaring akademik nasional serta memperluas kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah.

Leave a Reply