RisetAnakBangsa.id-Pertanian merupakan sektor penting dalam memopang ketahanan pangan. Untuk itu, diperlukan inovasi dari berbagai kalangan Masyarakat, terutama kampus dan generasi z supaya ekonomi tumbuh dengan baik.

Hal ini ditegaskan  Kepala Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Perkebunan Kementan, I Ketut Kariyasa pada konferensi internasional bertajuk The 5th International Conference on Food Security and Sustainable Agriculture in the Tropics (IC-FSSAT)” di Unhas, Makassar, Rabu (29/10/2025).

“Universitas memiliki peran penting dalam mendukung pertanian modern melalui inovasi, pendampingan petani, dan pengembangan wirausaha muda,” ujarnya.

I Ketut menambahkan, sektor pertanian memiliki sumbangsih terhadap pertumbuhan PDB sebesar 13 persen. Namun, terkadang muncul masalah yang membuat pertanian kurang maksimal, misalnya cuaca yang tidak menentu hingga menurunya peran anak muda dalam memperdayakan pertanian.

I Ketut optimis kedepannya dengan program pembangunan pertanian berkelanjutan, nantinya akan didorong kemandirian pangan dengan inovasi teknologi, peningkatan kualitas SDM, serta kolaborasi riset lintas sektor untuk menjawab tantangan global dan mewujudkan sistem pangan yang tangguh dan berkelanjutan.

“Melalui program kemandirian pangan 2025, optimalisasi lahan, pengairan, serta peningkatan potensi tanam terus didorong untuk mencapai swasembada beras nasional,” ujarnya dalam materi bertajuk Agricultural Develoment Policies to Achieve Sustainable Food Self-Sufficiency.